Siapa Yang Menginspirasi Hadirnya Tintin?

Siapa yang Menginspirasi Hadirnya Tintin?
Palle Huld (kiri), remaja Denmark berusia 15 tahun yang konon menjadi inspirasi tokoh Tintin (kanan). (Foto: thevintagenews.com)
Hampir bersamaan dengan ulang tahun Komunitas Tintin Indonesia (KTI) pada 13 Juni 2017, terdengar berita bahwa sekali lagi dipersoalkan, siapakah yang sebenarnya menginspirasi kehadiran tokoh Tintin itu? Tintin adalah tokoh utama dari kisah Petualangan Tintin (The Adventures of Tintin), sebuah cerita bergambar (komik) karya komikus asal Belgia, Georges Prosper Remi, yang lebih dikenal dengan nama penanya, Herge.

Adalah situs berita dan artikel yang terkait dengan sejarah, The Vintage News (thevintagenews.com), yang menurunkan artikel berjudul “Tintin, the subject of 200 million comics sold, was likely based on a real 15-year-old” atau “Tintin, subjek dari komik yang telah terjual 200 juta buku itu, kemungkinan besar didasarkan dari seorang (remaja) yang berusia 15 tahun”. Artikel itu karya Goran Blazeski yang diungah di situs berita tersebut pada 11 Juni 2017.
Sebagaimana diketahui, Petualangan Tintin adalah serial komik berisi petualangan seorang reporter (wartawan) muda bernama Tintin dengan anjing kesayangannya dan beberapa sahabatnya keliling dunia.

Serial tersebut pertama kali diterbitkan sebagai bagian dari rubrik anak-anak salah satu surat kabar di Belgia pada 10 Januari 1929. Dalam perjalanannya, kisah Petualangan Tintin disukai banyak orang dan diterjemahkan ke dalam lebih dari 50 bahasa di dunia, termasuk ke dalam Bahasa Indonesia. Terjemahan Bahasa Indonesia pertama kali diterbitkan awal 1970-an oleh penerbit PT Indira, dan kini diteruskan oleh PT Gramedia Pustaka Utama (GPU). Bila sewaktu di tangan Indira, buku komik tersebut diterbitkan dalam ukuran besar, maka di tangan GPU sempat diterbitkan dalam ukuran kecil, sebelum kemudian kembali diterbitkan dalam ukuran besar.

Sejak terbitnya kisah Petualangan Tintin dalam Bahasa Indonesia pada 1970-an itu,  bermunculan para penggemar di Indonesia. Walaupun demikian, secara resmi baru dimulai dengan terbentuknya Tintin_id atau TintinID yang kemudian menjadi KTI pada 13 Juni 2013. Itu adalah tanggal dibentuknya milis (mailing list) Tintin_id di  Yahoogroups.  Saat itu anggotanya hanya sekitar 14 orang, yang sebelumnya sudah saling mengenal di milis penggemar musik rock klasik (M-Claro, singkatan dari Music-Classic Rock).
Komunitas Tintin Indonesia. (Foto: KTI)
Komunitas Tintin Indonesia. (Foto: KTI)
Mengingat beberapa anggota milis itu ternyata juga menyukai kisah Petualangan Tintin, maka dibentuk lagi milis khusus dengan nama Tintin_id. Salah satu pendiri Tintin_id, Surjorimba Suroto,  pernah mengatakan,“Meski tak terhindarkan pembicaraan seputar kenangan indah bersama tokoh rekaan Herge ini, para pendiri Tintin_id berusaha untuk membicarakan topik-topik yang lebih maju. Katakanlah hasil pengamatan dan renungan pribadi, dan hasilnya didiskusikan untuk menambah pengetahuan dan kecintaan pada Herge, Tintin, dan dunianya”.

Kini menjelang usia ke-14 KTI, muncul lagi pembahasan tentang Tintin. Dulu pernah diungkapkan bahwa Tintin sebenarnya berasal dari Totor, yang juga merupakan tokoh komik karya Herge. Totor adalah seorang Pemimpin Regu Pandu Belgia, tokoh komik yang dibuat Herge untuk majalah Kepanduan Belgia.
Ketika Herge membuat tokoh lain  pada 1929, maka nama yang digunakan adalah Tintin. Dia bukan lagi seorang Pemimpin Regu Pandu Belgia, tetapi seorang reporter muda. Nah, di sinilah terjadi perdebatan siapa atau apakah ada tokoh nyata yang menjadi inspirasi lahirnya Tintin.  Goran Blazeski menyebut nama Palle Huld, seorang remaja Denmark berusia 15 tahun.
Konon kabarnya, Palle Huld, adalah remaja yang memenangkan sayembara yang diselenggarakan sebuah surat kabar Denmark untuk memperingati seratus tahun Jules Verne. Sekadar informasi tambahan, Jules Verne adalah pengarang fiksi terkenal yang banyak melahirkan karya-karya luar biasa, di antaranya “Around the World in Eighty Days” atau “Keliling Dunia dalam 80 Hari”, yang juga sudah difilmkan dan menjadi inspirasi beberapa film.

Palle Huld menang dalam sayembara untuk menjadi tokoh rekaan, Phileas Fogg, yang keliling dunia itu. Hasilnya Palle Huld diberi kesempatan untuk berkeliling dunia. Dia berangkat dari Kopenhagen, Denmark, pada 1 Maret 1928, dan  berkeliling menggunakan kereta api serta kapal laut ke Inggris, Skotlandia, Kanada, Jepang, Uni Sovyet, Polandia, dan Jerman.

Petualangannya itu membuat diri Palle Huld menjadi berita utama di berbagai media interasional, khususnya di Denmark, dan ketika dia kembali ke Denmark disambut bagai pahlawan oleh lebih 20.000 orang. Hasil perjalanannya itu kemudian dibukukan, dan cukup laris serta diterjemahkan ke beberapa bahasa. Ketika Huld menerbitkan bukunya pada 1929, saat itu jugalah kisah Petualangan Tintin yang pertama lahir. Jadi banyak yang memperkirakan Herge kemungkinan terinspirasi oleh Huld.

Namun ada yang berpendapat lain. Mereka menganggap bahwa inspirasi Tintin lahir dari seorang wartawan foto asal Prancis yang bernama Robert Sexe. Hal ini dianggap lebih masuk akal, karena Tintin juga digambarkan sebagai seorang wartawan atau reporter. Di samping itu, kisah perjalanan jurnalistik Robert Sexe sama persis urutannya dengan tiga kisah pertama serial Petualangan Tintin. Seperti diketahui, tiga kisah pertama serial Petualangan Tintin bercerita tentang Tintin di Sovyet, Tintin di Kongo, dan Tintin di Amerika. Sama persis dengan urutan perjalanan jurnalistik Robert Sexe.
Poster ulang tahun ke-14 Komunitas Tintin Indonesia. (Foto: KTI)
Poster ulang tahun ke-14 Komunitas Tintin Indonesia. (Foto: KTI)
Apa pun itu, satu hal yang pasti bahwa di tengah masih banyak diskusi dan perdebatan tentang hal-hal yang melatarbelakangi lahirnya kisah Petualangan Tintin dan tokoh-tokoh yang diciptakan Herge, bahkan juga termasuk diskusi panjang tentang Herge sendiri, penggemar Tintin makin lama makin banyak. Termasuk di Indonesia yang terhimpun dalam KTI dan 13 Juni 2017 akan merayakan ulang tahunnya ke-14 dengan sebuah pertemuan buka puasa bersama dan lelang amal sejumlah pernak-pernik Tintin di Jakarta. Tintin dan kawan-kawannya memang selalu hidup di hati penggemarnya.

Link : Tintin

Komentar